Dalam Satu Bulan HPDKI Memproduksi 10 ribu Domba dan Kambing

Dalam Satu Bulan HPDKI Memproduksi 10 ribu Domba dan Kambing
Agrobanten - Sebagai usaha koperasi yang baru berdiri selama 1 tahun, Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) Provinsi Banten mampu memproduksi Domba dan Kambing sebanyak 10 ribu ekor dalam satu bulan.

Ilham Mustofa selaku ketua HPDKI Provinsi Banten mengatakan, menjadikan Provinsi Banten sebagai lumbung peternakan domba dan kambing di wilayah selatan sudah menjadi visi dari HPDKI. Ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pasar daging di wilayah Tangerang dan Jakarta.

"Banten punya potensi ternak seperti Kabupaten Garut, hanya saja untuk pemenuhan kebutuhan daging masih disuplay dari luar Banten." ucap Ilham saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) HPDKI, Kecamatan Curug, Kota Serang, Sabtu (7/11/20).

Menurut Ilham saat ini HPDKI mempunyai anggota berjumlah 250 orang yang tersebar diwilayah Tangerang, Serang dan Pandeglang.

Hal yang sama, menurut Ruyadi selaku Ketua Koperasi Lumbung Ternak HPDKI mengatakan, untuk memperkuat bisnis domba dan kambing ini, pihaknya sudah bekerja sama dengan berbagai pihak baik dari pemerintahan, swasta, media dan sosial.

"Saat ini kita juga menjalin mitra dengan Bank Jabar Banten supaya ada penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk membantu penyaluran," ucap Ruyadi.

 Ruyadi juga menambahkan, saat ini HPDKI sedang fokus pada program Fating (penggemukan) domba dan kambing, dengan cara memberikan pakan yang berkualitas supaya bobotnya bertambah mencapai 20 kilogram," tambahnya.

Sedangkan menurut Ketua Yayasan Ahsanu Naddiya Center Seno Aji yang sekaligus mengelola peternakan SMK Peternakan Buana Madani mengatakan, sebagai anggota koperasi pihaknya akan selalu mencetak peternak muda yang berkualitas untuk membantu memenuhi visi dari HPDKI.

"Sekarang anak muda banyak yang beralih ke sektor industri, padahal peternakan punya potensi yang menjanjikan untuk anak muda, apalagi permintaan daging sangat tinggi," katanya.  
Share :

Add New Comment

 Your Comment has been sent successfully. Thank you!   Refresh
Error: Please try again